Triwulan I 2021, Perekonomian Indonesia Tunjukkan Sinyal Positif

“Ini artinya peluang untuk mengembangkan usaha akan semakin terbuka, pertumbuhan ekonomi akan terus membaik, dan penciptaan lapangan kerja bisa semakin terbuka luas,” jelas Presiden. Rektor ITB menyampaikan bagaimana ITB sebagai bagian dari satuan pendidikan tinggi di Indonesia berkontribusi untuk mendukung pengembangan perekonomian negara dengan berbagai inovasi dan kerja sama dengan perguruan tinggi lain serta dengan industri, terutama saat pandemi dan post-pandemi. Ia memaklumi hal ini karena kebijakan PSBB memang perlu diambil untuk mengelola perebakan Covid-19. Kuartal pertama 2021 ini baru bisa kita lihat dalam perkembangan dua minggu ke depan, mulai eleven Januari nanti,” ujarnya. Keberhasilan Indonesia dalam mencapai pertumbuhan ekonomi positif di kuartal II-2021 membawa Indonesia resmi keluar dari zona resesi selama pandemi. Wilayah Sumatera memiliki andil kedua terbesar setelah Pulau Jawa dengan share terhadap PDB sebesar 21,seventy three persen.

perekonomian Indonesia

Saya optimistis, siapapun Presiden yang terpilih pada 9 Juli 2014 nantinya akan berkomitmen besar untuk menjaga dan mempertahankan stabilitas dan kinerja perekonomian nasional saat ini. Komitmen ini tentunya merupakan bagian dari komitmen politik bagi kesinambungan pembangunan nasional ke depan. Dengan demikian, para investor dan pelaku usaha tidak perlu merisaukan keberlanjutan pembangunan ekonomi nasional. Iklim investasi di Indonesia ke depan akan semakin membaik ditopang oleh stabilitas dan menguatnya elementary ekonomi nasional. Pemerintah terus mempertahankan kebijakan ekonomi yang disiplin danprudenttermasuk mempertahankan kinerja ekonomi di tahun Pemilu 2014.Kinerja perekonomian nasional bahkan berhasil melalui masa-masa sulit beberapa waktu lalu ketika tekanan ekonomi dunia banyak dirasakan negara berkembang lainnya. Keputusan pemerintah yang menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar di beberapa daerah sejak April 2020 berdampak luas dalam proses produksi, distribusi, dan kegiatan operasional lainnya yang pada akhirnya mengganggu kinerja perekonomian.

Bahkan applikasi keuangan menyarankan investasi di pasar worldwide yang paling laris seperti saham perusahaan yang sudah bertengger di pasar saham Hongkong, New York dan pasar saham internasional lainnya. Atas rekomendasi pedagang saham dianjurkan membeli saham perusahaan itu pada saat itu Rp 3000 per saham. Akibat pandemi, pertumbuhan ekonomi Indonesia melambat menjadi 2,97 persen di triwulan pertama, dan minus 5,32 persen di triwulan kedua tahun 2020. Sementara, pengamat ekonomi politik dari Asosiasi Ekonomi Politik Indonesia , Salamuddin Daeng menilai pemerintah begitu gagap dalam menerjemahkan situasi perkembangan ekonomi international di saat pandemi Covid-19.” Dalam menghadapi krisis ekonomi ini, Pemerintah Indonesia telah mengeluarkan sejumlah paket stimulus fiskal skala besar melalui Program Pemulihan Ekonomi Nasional .

Pemerintah dan perangkat desa serta kelompok masyarakat harus bahu-membahu menggalakkan budaya ini melalui program-program pemasyarakatan dengan berbagai saluran. Pertumbuhan ekonomi Indonesia diproyeksikan “ambruk” di tahun 2020 sebagai dampak dari pandemi Covid-19. [newline]IMF memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 0.5%, sementara SDGs Center UNPAD memproyeksikan antara 1.0 – 1.8%. Jauh melampaui pertumbuhan ekonomi yang terjadi selama beberapa tahun terakhir yang berada di kisaran 5%. Dalam analisis outlook ekonomi yang dilakukan UNPAD, pertumbuhan ekonomi Jawa Barat bahkan bisa turun lebih besar dari nasional menjadi antara -2.1% dan 0.6% . Sebagai dampaknya, berbagai agenda pembangunan seperti pengentasan kemiskinan dan peningkatan IPM akan mengalami gangguan serius. Pengangguran diprediksi akan meningkat dari 8% di tahun 2019 menjadi 12% dalam skenario terparah.

Pertumbuhan ekonomi yang terjadi tersebut ditopang oleh kuatnya pertumbuhan baik dari sisi demand maupun provide,” kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, dalam Konferensi Pers Virtual tentang Pertumbuhan Ekonomi Triwulan II-2021, Kamis (5/8). Untuk mencapai target tersebut, diperlukan tambahan kredit UMKM sebesar Rp980 triliun dengan posisi kredit UMKM tahun 2024 mencapai Rp2.000 triliun. Penyelamatan UMKM dan sektor informal akan memberikan dukungan besar terhadap pemulihan ekonomi. Dukungan ini akan membantu Indonesia untuk rebound, sehingga target pertumbuhan di kisaran three,7% – 4,5% dapat tercapai di tahun 2021. Oleh sebab itu, pemerintah daerah perlu meningkatkan kewaspadaan dan memastikan fasilitas kesehatan yang tersedia memadai . Namun demikian, nilai nett ekspor yang menunjukkan tren positif ini dapat menjadi salah satu variabel penting secara psikologis dalam mempertahankan stabilitas tingkat produksi nasional.

Publikasi ini didasarkan pada knowledge dan informasi yang sudah dipublikasikan oleh Kementerian/Lembaga, instansi internasional, asosiasi, maupun hasil dari diskusi terbatas perkembangan ekonomi yang dilakukan bersama dengan beberapa Kementerian/Lembaga, pengamat, dan praktisi ekonomi. Menunjukkan secara umum transformasi yang terjadi di Indonesia selama ini secara umum terkait proses akumulasi, proses alokasi, serta proses distribusi pendapatan dan demografi. Lalu ditekankan tentang proses akumulasi dari sisi akumulasi modal fisik, akumulasi modal manusia, dan anggaran pemerintah terkait akumulasi modal fisik dan manusia. Seluruh upaya Pemerintah dalam mengendalikan penyebaran Covid-19 diharapkan akan segera mengembalikan momentum pemulihan ekonomi. Counter coverage yang dilakukan Pemerintah serta tingkat adaptasi aktivitas masyarakat yang lebih tinggi akan menjaga pertumbuhan Triwulan III-2021 tidak turun terlalu dalam.

Untuk mengukur dampak dari COVID-19 terhadap rumah tangga Indonesia dan untuk memberikan informasi sebagai dasar pembuatan kebijakan pemerintah, UNICEF, UNDP, Prospera, dan The SMERU Research Insitute berkolaborasi dalam sebuah survei berskala nasional di akhir tahun 2020. Jakarta, Beritasatu.com – Staf Khusus Presiden bidang Perekonomian Arif Budimanta mengatakan arah perekonomian Indonesia di masa pandemi Covid-19 terus membaik. Walaupun pertumbuhan ekonomi di kuartal I Tahun 2021 mengalami kontraksi zero,74%, tetapi trennya menunjukkan arah yang positif dari kuartal-kuartal sebelumnya, yakni Kuartal II 2020 minus 5,32%, Kuartal III 2020 minus 3,49%, dan Kuartal IV 2020 minus 2,19% . “Mudah-mudahan dengan dikeluarkannya baru terkait ekonomi Pancasila ini akan memberikan penyegaran gagasan kita untuk mengkombinasikan ekonomi dengan cakupan luas dengan keluarga di desa, pelaku usaha, dan usaha rumahan lainnya. Ini adalah kegiatan ekonomi mikro yang dilakukan keluarga sebagai awal dari kegiatan bersama masyarakat luas dengan prinsip pelakunya banyak orang dengan tetap melestarikan gotong-royong,” terangnya.

Namun, inflasi domestik tetap terkandali dan stabil pada kisaran 3±1 persen, meskipun inflasi harga bergejolak mencapai 6 persen. Pertumbuhan ekonomi yang memburuk sepanjang 2020 tak terlepas dari daya beli masyarakat yang tergerus selama pandemi. Survei Kegiatan Dunia Usaha mencatat, Saldo Bersih Tertimbang kegiatan usaha pada triwulan III dan IV 2020 adalah sebesar minus 5,ninety seven dan 2,21 persen, meningkat dibandingkan kondisi pada triwulan II yang mencapai minus 35,7 persen. Berdasarkan hasil data Beli Free Spin survei, perbaikan kegiatan dunia usaha terjadi pada seluruh sektor ekonomi terutama pada sektor industri pengolahan, perdagangan hotel dan restoran, sektor pengangkutan, serta komunikasi. Perekonomian Indonesia pada triwulan II 2021 mencatat pertumbuhan positif untuk pertama kali sejak merebaknya pandemi Covid-19 pada awal tahun 2020, sebesar 7,07% .